Pertemuan 3
1.
Kernel adalah suatu perangkat lunak yang
menjadi bagian utama dari sebuah sistem operasi komputer, tugasnya yaitu
melayani bermacam-macam program aplikasi untuk mengakses perangkat keras
(hardware) komputer secara aman.
2.
Komponen pada sistem operasi modern,
diantaranya :
-
Management process
-
Management file
-
Management main memory
-
Management I/O
-
Management penyimpanan sekunder
-
Protection (kemanan)
-
Jaringan
3.
Fungsi
manipulasi system calls, yaitu sebagai :
-
Kontrol
proses
-
Manpulasi
file
-
Manipulasi
device
-
Informasi
lingkungan
-
Komunikasi
4.
Keunggulan
mikrokernel, yaitu :
-
Interface yang seragam. Proses tidak lagi dibedakan, baik antara kernel-level
maupun user-level, karena semuanya berkomunikasi via message passing.
-
Extensibility. Bisa menambahkan fitur-fitur baru tanpa perlu melakukan kompilasi ulang
-
Flexibility. Fitur-fitur yang sudah ada bisa dikurangi, atau dimodifikasi sesuai dengan
kebutuhan sehingga menjadi lebih efisien. Misalnya tidak semua pengguna
membutuhkan security yang sangat ketat, atau kemampuan untuk melakukan
distributed computing.
-
Portability. Pada mikro kernel, semua atau sebagian besar kode yang
prosesor-spesifik berada di dalamnya. Jadi, proses porting ke prosesor lain
bisa dilakukan dengan relatif sedikit usaha. Pada kelompok desktop misalnya,
tampaknya dominasi Intel makin kuat. Tapi, sampai seberapa lama itu bisa
bertahan? Karena itulah, portability adalah salah satu isu yang sangat penting.
-
Reliability. Semakin besar suatu software, maka tentulah semakin sulit untuk menjamin
reliabilitynya. Desain dengan pendekatan berlapis sangatlah membantu, dan
dengan pendekatan mikro kernel bisa lebih lagi. Mikro kernel dapat diuji secara
ekstensif karena dia menggunakan API yang sedikit,sehingga bisa meningkatkan
kualitas code di luar kernel
5.
Struktur
sistem operasi yang digunakan Mac OS adalah struktur monolitic
Pertemuan
4
1.
Multiprogramming adalah kegiatan menjalankan
beberapa program pada memori pada satu waktu.
2.
Aktivitas yang dilibatkan pada saat penciptaan
proses :
-
Menamai
(memberi identitas) proses
-
Menyisipkan
proses pada senarai proses atau tabel proses
-
Menentukan
prioritas awal proses
-
Menciptakan
PCB
-
Mengalokasikan
sumber daya awal bagi proses
3.
Alasan
penghancuran proses karena kegagalan input/output adalah munculnya kesalahan
pada masukan/keluaran, seperti ketidakmampuan menemukan file, kegagalan
membaca, atau menulis setelah sejumlah maksimum percobaan ditentukan (misal :
area rusak didapatkan pada disk, atau operasi tak valid seperti membaca dari
line printer)
4.
Metode
yang digunakan sistem operasi dalam pengendalian antarproses :
-
Saling
melanjutkan (interleave), sistem operasi harus dapat kembali melanjutkan proses
setelah melayani proses lain.
-
Kebijaksanaan
tertentu, sistem operasi harus mengalokasikan sumber daya ke proses berdasarkan
prioritasnya.
-
Komunikasi
antarproses dan penciptaan proses, sistem operasi harus mendukung komunikasi
dan penciptaan antarproses (menstrukturkan aplikasi)
5.
Operasi-operasi
yang dilakukan sistem oprasi terhadap proses :
-
Penciptaan
proses
-
Penghancuran/terminasi
proses
-
Penundaan
proses
-
Pelanjutan
kembali proses
-
Perubahan
prioritas proses
-
Memblock
proses
-
Membangunkan
proses
-
Penjadwalan
proses
-
Memungkinkan
proses berkomunikasi dengan proses lain